Waspada Gejala Penyakit Hipertensi

Posted on

Waspada Gejala Penyakit Hipertensi

Anda pasti tidak asing lagi dengan istilah Hipertensi.  Hipertensi adalah salah satu penyakit dimana tekanan darah melebihi batas normal 12/80mmHg. Seringkali penderita Hipertensi tidak merasakan gejala apa-apa, namun ketika tekanan darah sudah terlampau tinggi gejala seperti sakit kepala, sakit di dada, dan lelah sering dirasakan oleh penderita Hipertensi. Banyak penderita Hipertensi tidak sadar dengan gejala-gejala awal Hipertensi. Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013 menunjukan bahwa penderita hipertensi yang berusia diatas 18 tahun mencapai 25,8% dari keseluruhan jumlah populasi penduduk Indonesia. Hipertensi harus dideteksi sejak dini, karena sering tidak ada gejala sama sekali. Justru karena tidak ada kendala sama sekali inilah penyakit ini tegolong berbahaya karena bila tekanan darah terlalu tinggi akan menyebabkan penyakit jantung atau stroke.

Penyebab dan Gejala Hipertensi

Gejala Penyakit Hipertensi sering tidak terdeteksi, tetapi pada kenyataannya sebagian orang mengaku merasakan gejala hipertensi. beberapa gejala umum tersebut adalah sebagai berikut.

  • Sakit kepala ringan
  • Sesak napas
  • Kecemasan berat
  • Sering mengalami mimisan

Biasanya gejala hipertensi diperkuat dengan beberapa faktor umum yang memperkuat resiko seseorang terkena hipertensi. faktor umum tersebut adalah

  • Merokok dan mengkonsumsi alkohol
  • Obesitas
  • Kurang Olahraga
  • Riwayat keluarga yang pernah menderita Hipertensi atau Penyakit Ginjal
  • Riwayat pernah melahirkan anak kembar

 

Mitos Mengenai Gejala Hipertensi

Beberapa gejala hipertensi diatas ternyata memiliki penjelasan masing-masing. Apakah hanya mitos ataukah fakta? silahkan disimak.

Sakit kepala

Tahun 1900 banyak laporan bahwa penderita Hipertensi lebih sering mengalami sakit kepala. Sebuah penelitian dalan jurnal Neurology menyebutkan bahwa penderita takanan darah tinggi 40% diatas normal memang dapat mengalami sakit kepala. Namun sakit kepala bukan merupakan suatu indikator yang tepat untuk mendeteksi gejala hipertensi seseorang.

Mimisan

Sebanyak 17% pasien dengan Hipertensi parah saja yang melaporkan tentang gejala mimisan, dan 87% mengaku tidak mengalami mimisan. Jadi mimisan bukan suatu gejala yang menyimpulkan kondisi tekanan darah seseorang.

Bercak Darah di Mata

Kondisi bercak darah di mata sering dialami oleh pengidap diabetes dan hipertensi. Namun secara medis bukan karena disebabkan oleh hipertensi, tetapi karena efek dari pederita hipertensi yang tidak kunjung mendapatkan penanganan sehingga menimbulkan kerusakan pada saraf di area mata.

Bila anda ingin memastikan bahwa anda menderita Hipertensi atau tidak, catanya cukup mudah. Anda bisa mengontrol tekanan darah secara rutin setiap bulan dengan tensi meter. Seseorang didiagnosa mengalami hipertensi bila memiliki tekanan darah sistolik 180 atau lebih dan diastolik 110 atau lebih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *